Home / Frequently Asked Questions / Bagaimana Tugas Dan Kewenangan Direksi Secara Teoritis?

Bagaimana Tugas Dan Kewenangan Direksi Secara Teoritis?

Secara teori, pengertian pengurusan dalam undang-undang yang menjadi kewenangan Direksi terbagi menjadi dua, yakni pengurusan dalam arti sempit (beheren) serta pengurusan dalam arti kepimilikan (beschickking atau eigendom). Perbuatan pengurusan (beheren) merupakan wewenang dasar dari Direksi. Wewenang pengurusan biasanya menyangkut tugas sehari-hari secara kontiyu dilakukan direksi secara sendiri tanpa melibatkan pihak lain.

Misalnya kegiatan perusahaan perbankan meminjamkan uang ke masyarakat merupakan kegiatan sehari-hari yang dikerjakan tanpa harus melibatkan pihak lain. Misalnya kegiatan perusahaan perbankan meminjamkan uang ke masyarakat merupakan kegiatan sehari-hari yang dikerjakan tanpa harus melibatkan Dewan Komisaris.

Sementara dalam konteks kepemilikan menyangkutkan perbuatan khusus atau istimewa yang tak hanya murni wewenang Direksi, sehingga harus meminta persetujuan dengan organ lainya misalnya Dewan Komisaris atau Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Misalnya penjualan asset perusahaan atau penambahan modal yang tak dilakukan sehari-hari, maka perlu melibatkan Dewan Komisaris atau RUPS. Karenanya perlu ada pembagian jelas kegiatan perseroan yang menyangkut tugas pengurusan atau perwakilan.

Read More :  Buat PT Murah Dan Aman Dengan Jasa Pembuatan PT

Check Also

Bagaimana Pengambilalihan Perusahaan Dilakukan?

Pengambilalihan dilakukan dengan cara pengambilalihan saham yang telah dikeluarkan atau akan dikeluarkan oleh perseroan melalui …

Bagaimana Tahap Penggabungan Perseroan Setelah Rancangan Dibuat?

Rancangan penggabungan atau peleburan perusahaan yang telah dibuat harus mendapat persetujuan Dewan Komisaris dari setiap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.