Home / Izin BKPM / Urus Izin BKPM Yang Mudah Dan Tidak Ribet

Urus Izin BKPM Yang Mudah Dan Tidak Ribet

Urus Izin BKPM Yang Mudah Dan Tidak RibetJakarta, DuniaNotaris.Com – Sekarang Anda tidak lagi diribetkan dengan masalah urus izin BKPM. Karena Apa? Karena BKPM sudah meluncurkan SPIPISE. BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) pada tahun 2014, tepatnya pada tanggal 15 Desember, resmi meluncurkan pelayanan berbasis online, yang disebut dengan SPIPISE (Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi secara Elektronik).

Pelayanan SPIPISE ini berlaku untuk seluruh perizinan dan non perizinan yang diterbitkan oleh BKPM.

Dengan adanya SPIPISE (Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi secara Elektronik) ini bisa mempermudah pengusaha/investor dalam segala hal urus izin BKPM. Sehingga memungkinkan investor untuk mengirimkan dokumen-dokumen elektronik terkait izin dan non izin BKPM dengan nyaman dari kantor atau dari rumah.

Keuntungannya tentu investor/pengusaha bisa menghemat waktu tanpa keluar rumah/kantor untuk melakukan urus izin BKPM.

urus izin BKPM

Cara Urus Izin BKPM Menggunakan SPIPISE Online

Calon investor bisa membuka http://online-spipise.bkpm.go.id dan lakukan registrasi. Isi dan lengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan untuk registrasi. Akun akan di verifikasi terlebih dahulu dan setelah lolos verifikasi, calon investor akan mendapatkan username dan password via untuk login. Username dan password akan dikirim ke email yang Anda gunakan untuk mendaftar.

Read More :  Cara Mengurus Izin BKPM Dengan Mudah

Setelah berhasil login, Anda akan mendapat folder pada sistem yang diperuntukan untuk menyimpan berkas-berkas dan data-data yang dapat diunggah, diperiksa, dan disimpan untuk digunakan kemudian hari.

Jadi, Apasaja Layanan Urus Izin BKPM?

Berikut ini adalah jenis-jenis perizinan yang dilayani oleh BKPM;

  1. Izin Prinsip Penanaman Modal (Izin Prinsip).
  2. Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal (Izin Prinsip Perluasan).
  3. Izin Prinsip Perubahan Penanaman Modal (Izin Prinsip Perubahan).
  4. Izin Prinsip Penggabungan Usaha.
  5. Izin Usaha Tetap.
  6. Izin Usaha Perluasan.
  7. Izin Usaha Penggabungan Perusahaan Penanaman Modal.
  8. Izin Usaha Perubahan.
  9. Izin Kantor Perwakilan Pemodal Asing (KPPA).
  10. Izin Master List atau Fasilitas Pembebasan Bea Masuk untuk Mesin atau Barang Produksi.
  11. Izin Master List atau Fasilitas Pembebasan Bea Masuk untuk Bahan atau Barang Modal.

Selain melayani urus izin BKPM, BKPM juga melayani perihal non perizinan dari Investasi. Sehingga para calon investor bisa mendapatkan layanan non perizinan, sebagaimana yang telah diatur dalam pasal 13 ayat 3 Perka BKPM 12/2009. Berikut jenis-jenis layanan non perizinan di BKPM;

  1. Fasilitas atas bea masuk mesin impor.
  2. Fasilitas bea masuk atas barang dan bahan.
  3. Usulan untuk mendapat fasilitas pajak penghasilan badan.
  4. Angka Pengenal Importir – Produsen (API-P).
  5. Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA).
  6. Rekomendasi Visa untuk bekerja.
  7. Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).
  8. Insentif daerah.
  9. Layanan informasi dan layanan pengaduan.
Read More :  Pengurusan Izin Prinsip Di BKPM

Nah, itulah informasi tentang urus izin BKPM yang harus Anda ketahui. Dengan kemudahan yang diberikan, para calon investor/pengusaha sudah bisa melakukan pengurusan izin dan non izin di BKPM mudah. Terimakasih, semoga informasi ini bisa bermanfaat..

Check Also

Membutuhkan Jasa Pembuatan CV Perusahaan? Baca Dulu Penjelasan Berikut ini..

Jakarta, DuniaNotaris.Com – Keberadaan jasa pembuatan CV Perusahaan memang sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha …

Prosedur Pendirian PT PMA dan Persyaratannya

Jakarta, DuniaNotaris.Com – Penanaman Modal Asing atau lebih dikenal dengan sebutan PT PMA merupakan bentuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *